My First MacBook
My What ???!!… Yeap, just got my self a new MacBook recently. Setelah resign dari Microsoft, tugas pertama saya adalah mencari laptop pribadi. Sama seperti Anda, untuk mengeluarkan biaya sebesar harga laptop yang tidak kecil ini, pasti diperlukan hunting yang cukup mendalam, mulai dari harga, desain, model, support, dll..

Itu yang saya lakukan, setelah banding sana banding sini, pilihan akhirnya jatuh pada MacBook.. Kena Batunya, mungkin ini istilah yang cocok untuk saya :) Mudah2an teman2 di Microsoft Indonesia tidak memprotes saya, tapi setidaknya saya jujur dan ada alasan rasional dibelakangnya, lagipula memang saya menggunakan MacBook untuk keperluan saya pribadi (bukan untuk istri saya, bukan anak, adik, atau sepupu…
)
Selain harganya (dengan spek yang sama) yang dibawah dari merek2 terkenal lainnya seperti Toshiba (saya punya Toshiba Satellite Biru, mungkin akan saya jual juga), HP, Sony, Dell, dll.. Apple seakan menyihir saya baik dari sisi desain yang unik juga dari sisi harga. Bicara mengenai desain, link berikut berisi cuplikan dari detik2 saya membuka Macbook mulai dari awal. Norak yah ? Ini tidak akan terjadi 5-10 tahun lalu, jadi anggap saja gaya hidup yang baru
Mulai dari Styrofoam sampai power adapter yang mengagumkan, butuh waktu lebih dari 1/2 jam sampai akhirnya saya memboot Macbook saya. Ok, jujur saja saya belum menginstall Vista di dalamnya. Karena memang belum di support oleh BootCamp (saya agak paranoid dengan istilah ‘not supported’ :)), belum punya CD Vista dan juga memory saya yang masih 1 GB.
Saya masih belum terbiasa dengan OSX Tiger, tapi untuk beberapa aktivitas standard dapat saya jalankan dengan baik. Mulai dari surfing, surfing, dan surfing. Saya baru sadar, ternyata sebagian besar aktivitas di komputer yah surfing :D. Kemudian import photo, create movie, iTunes, dll, ada cukup banyak template yang lebih ‘Woow’ daripada XP ataupun Vista. Woow bisa dikarenakan baru pertama kali saya lihat, namun rasanya anda perlu lihat sendiri baru bisa mengerti apa yang saya maksud ‘Woow’ disini. Meskipun banyak hal kecil yg saya jumpai membuat saya ‘Woow’ namun saya masih kurang yakin jika korporasi menggunakan Mac untuk keperluan bisnisnya, anyway saya mungkin salah - jadi jangan dianggap serius pendapat pengguna amatir ini :).
O yah, Baru merasakan enaknya jadi ‘pengacara’, sayapun iseng kembali mengerjakan projek2 kecil sambil menunggu keberangkatan ke Kalimantan bulan April. Not bad, saya dapat menggunakan Visual Basic Express dan SQL Server Express menggunakan Parallels Desktop. Dan terus terang saya agak terkejut baik dari sisi fitur, kemudahan dan juga perkembangan dari development tools Microsoft yang sudah 3 tahun terakhir praktis saya tinggalkan. Mungkin dalam topik lain akan saya bahas apa yang cukup menarik dalam development tools tadi..
Kembali ke Laptop… beberapa setting yang sudah saya lakukan di hari-hari pertama adalah koneksi internet menggunakan 3G proXL dengan Bluetooth. Hebatnya, anda tidak perlu menginstall ‘Nokia PC Suite’ untuk dapat menggunakan Nokia sebagai modem. Namun, karena 3G XL sering ngadat, akhirnya saya keluarkan biaya tambahan untuk membeli Apple USB Modem. Yeap, baca baik-baik technical specification dari Macbook - Modem is not included dalam konfigurasi standard.
Kemudian jika anda pecinta mati shortcut, menggunakan Macbook akan menjadi tantangan tersendiri. Sampai saat ini saya masih belum terbiasa dengan keyboard Apple, dan butuh waktu untuk menyesuaikan bernavigasi dengan keyboard Apple.
Secara umum, saya cukup happy dengan keputusan saya membeli MacBook, OSX juga cukup user friendly untuk pengguna awam seperti saya, dan yg terpenting saya bisa menggunakan BootCamp untuk booting ke Windows XP atau menggunakan Parallels Desktop untuk mengakses BootCamp. Demi gaya, saya juga harus mengeluarkan ekstra budget untuk melindungi si putih ini, mulai dari keyboard protector sampai tas khusus.. Salahkan pendapat teman saya yang mengatakan minimal 10% dari harga modal layak dikeluarkan untuk melindungi asset kita..
Belum ada rencana untuk menggunakan Vista, sementara sambil menunggu kiriman hadiah Vista & Office 2007 saya yang harusnya tiba sejak Januari lalu… Windows XP masih menjadi pilihan untuk sekarang. Lagipula saya sengaja ingin merasakan Mac OSX Tiger yang katanya jauh lebih baik dari Vista.
waahhhhh.. ndak bener iniiiiii
waaaaaaaaaahh….
saya cuma bisa bilang “Woow”
Selamat mas, anda sudah kembali kejalan yg benar kakakakkaa..
Welcome to the club, as a Mac user, I can assure you that you will stay amazed for years to come
[...] just bought myself a wireless mighty mouse, this is also celebrating my first year of using Macbook. Well, not exactly 1 year, because I upgrade to Macbook Pro recently.. The white mac is handover to [...]