Serba-Serbi Banjir Jakarta 2007
Berikut beberapa serba serbi yang hanya terjadi pada Banjir Jakarta 2007 dari kacamata saya
- Bandara Juanda Surabaya - Bandara Soekarno Hatta Jakarta : 1 jam. Bandara Soekarno Hatta - Taxi terdekat : 2 jam.
- Pernyataan strategis seorang Gubernur mengenai Banjir yg melanda Ibukota negara : “Ya, mari kita tunggu saja sampai air surut”
- Pertama kalinya Presiden ‘marah’ dengan menyebut ‘Saudara Gubernur’ saat sang Gubernur meminta ijin membuka pintu air Manggarai kepada seorang kepala negara
- Daerah Pluit dan Kapuk is officially flood-proof starting this year.. “Tanya Kenapa”
- Truk Tronton jangan nekat nyebrang sungai, bisa-bisa terbawa arus…. Kalau kasus di ring road kemarin banyak truk yg terguling karena memang sungai aja yang nekat nyebrang jalanan…
- Tiba-tiba saja, ukuran sepaha, sepinggang atau seleher menjadi populer.
- Jangan heran waktu liat Posko Banjir, selain banyak pengungsi - ada banyak juga spanduk2 partai yang nimbrung dengan berbagai slogannya.
- Kereta Api bukannya tidak beroperasi, tapi tahu diri daripada nanti disebut Kereta Air
- Masa kecil kurang bahagia karena dulu belum pernah naik Odong-Odong ? Sekarang ini waktu yg tepat, sekali mengayuh dayung - dua tiga pulau terlampaui
- Sekedar klarifikasi : Gerobak = Gerobak dan Gerobak <> Kereta…. (lagi banjir gini kok masih sok JaIm sih ???)
- Banjir di Jakarta disebabkan karena terlalu banyak dosa yang diperbuat di kota ini, mari masing-masing kita instropeksi dan berhenti berbuat dosa (?) (?!) (#$#*& !!!!)
- Flu burung kemana yah ? Trus lumpur lapindo ? Udah surut gitu ?…… mmmh, Adam Air ?
- Segitu dulu yah… maklum, lagi ngungsi ditempat saudara nih ^_^
Jadi moral ceritanya apa io?
ga ada.. moral ceritanya yah kita tunggu saja banjirnya surut.. hehehe