Sedikit keberuntungan dari Las Vegas
Hanya pergi ke Las Vegas saja sebenarnya adalah suatu keberuntungan buat saya, selesai event tahunan yang diselenggarakan di Seattle, saya dan beberapa rekan mengambil jatah cuti tahunan untuk menyempatkan diri ke Sin City, Las Vegas. Perjalanan ditempuh mulai saat kami transit di kota Los Angeles, dipandu dengan GPS selama hampir 4 jam sampai juga kami di kota buatan di tengah-tengah gurun pasir Nevada.
Banyak hal menarik di kota ini, mulai dari bangunan hotel dan kasino yang eksotis, air mancur Bellagio yg ada di fim Ocean Eleven, adult shop, mini Paris & New york, Hooters hotel & casino :), dan yang paling berkesan adalah interior di Venetian dan pemandangan Vegas dari menara Stratosphere.
Di dalam Venetian, tepatnya di area Grand Canal hari selalu siang & cerah, karena nuansanya dibuat seperti kota Venice yg romantis di siang hari. Langit2 dari Grand Canal dibuat awan buatan, dan jika mau Anda bisa menyusuri Grand Canal menggunakan perahu di sungai buatan dalam Venetian. Tahun depan, jika anda sempat mampir saja ke Mal of Indonesia - Kelapa Gading, seingat saya mereka akan membangun Mal of Indonesia mirip dengan nuansa Venetian atau kota Venice dari Itali (???)
Sedangkan Stratosphere Tower setinggi 1,149-foot adalah landmark dari Las Vegas dan di atas tower ini menawarkan 3 macam permainan yg diclaim sebagai ‘the world’s most insane thrill rides’. Permainan pertama adalah tepat di atas menara Stratosphere, dimana Anda diangkat sampai tingkat tertinggi dari tower ini - sampai pada satu titik - Anda dijatuhkan dari ‘atas menara’. Permainan kedua lebih menantang, dimana Anda akan diputar seperti ontang-anting di Dunia Fantasi, namun bedanya pada saat mesin berputar Anda akan dibawa ‘keluar’ dari area menara sehingga otomatis Anda berputar sambil menghadap ke bawah dan dibawa keluar dari tepi menara Stratosphere… Jika itu kurang menantang, silahkan coba permainan ketiga - permainan ini seperti ‘roller coaster’ hanya saja tidak ada rel yg panjang dan meliuk-liuk. Pengaturan tempat duduk persis seperti roller coaster dan mesin yg akan mensimulasikan ‘arah’ roller coaster yang anda naiki, ada kalanya arah yang dituju dibuat seakan-akan seperti akan terjun bebas dari atas Stratosphere… Saat itu saya memilih untuk tidak ikut-ikutan menjadi ‘insane’.
Salah satu hal yg menarik dari Stratosphere ini adalah lift nya. Begini ceritanya, waktu kita akan turun dari Stratosphere kebetulan ada lift yg terbuka dan karena lift tersebut sudah full - otomatis kami menunggu giliran berikutnya. Orang terakhir masuk ke lift, tak lama pintu lift tertutup.. Kami kira akan butuh waktu 2-3 menit sampai lift tersebut ke bawah, mengeluarkan penumpang, kemudian kembali ke atas… Namun apa yg terjadi sungguh mengejutkan, selang 5 detik dari lift tersebut menutup pintu, lift yg sama kemudian kembali terbuka, dan kali ini lift tersebut kosong… ???
Kita sempat bingung waktu itu, kemana orang2 yg tadi masuk ke dalam lift tadi ???
Apakah ini bagian dari pertunjukan sulap di Vegas ?
atau … apa mungkin hanya butuh waktu 5 detik untuk lift sampai ke bawah menara ?
Ternyata dari penjelasan officer disana, mereka menggunakan sistem double-track/bertingkat sehingga dalam 1 lane elevator, terdapat 2 buah lift … oalaaaaa…
Nah, berkaitan dengan sedikit keberuntungan yg saya dapatkan dari Las Vegas ini begini ceritanya. Malam terakhir di Vegas, beberapa rekan saya ingin mencoba keberuntungannya dengan berjudi rolet, black jack dan sejenisnya… Karena iseng, sambil ingin menghabiskan beberapa lembar uang 1 dolaran yg tersisa, saya coba memainkan mesin jackpot disana. Seperti tebakan saya, 1 Dolar pertama hilang begitu saja tanpa ada hasil.. Kemudian saya coba pindah menggunakan mesin yg berbeda, kali ini hasilnya berbeda - dari 1 dolar yg saya mainkan ternyata saya untung 20 dolar… Begitu seterusnya, sampai akhirnya total jendral kemenangan yg saya dapatkan dari modal sekitar 3 dolar hari itu mencapai 80 dolar.. Lumayan kan ? Walhasil pulang dari Vegas saya sempatkan membeli oleh-oleh tambahan untuk keluarga sambil berjanji tidak akan bermain judi lagi sesampai di Jakarta……. (takut di demo Bang Rhoma)
Seperti apa yg saya baca di salah satu kaos T-Shirt di sana : “What ever happened in Vegas, never happened..” :o)